Recent posts

Kisah Spidol dan Seorang Guru

Januari 20, 2014 0 Comments


Ya, itulah yang terbiasa kita dengar tentang seorang guru, yang biasanya guru mendidik siswanya dengan menggunakan papan tulis dan spidol untuk mengajarkan anak didiknya, kewajiban seorang guru untuk mendidik serta mencerdaskan anak bangsa, seorang guru sebagai panutan untuk kita. Namun ada hal yang berbeda yang akan saya ceritakan disini, dari sebuah kenyataan yang saya lihat sendiri, tentang tidak semua guru bisa mengajarkan anak didiknya dengan menggunakan media yang bagus dan lengkap, akan tetapi masih ada seorang guru dengan sukarela mendidik, dan mengajar dengan keterbatasan fasilitas yang kurang, tidak mematahkan dan menyurutkan semangat seorang guru untuk mengajarkan muridnya walaupun dengan menggunakan bolpoint sebagai pengganti spidol untuk menjelaskan materi pelajaran kepada anak didiknya serta tidak harus menggunakan pakaian yang rapi seorang dinas pendidikan. 


Dengan menggunakan ruang kelas yang seadanya dan kecil, serta disekat oleh papan triplek untuk berbagi kelas dengan kelas lain, seorang guru dengan gigihnya mencari selembar kertas besar dan bolpoint sebagai pengganti spidol untuk menjelaskan materi pelajaran matematika kepada murid-murid kesayangannya yang hanya ada sekitar sebelas (11) siswa di dalam kelas tersebut. Tanpa adanya rasa mengeluh dengan faslilitas-fasilitas yang kurang memadai. Namun dengan melihat antusias anak didiknya untuk belajar menggapai cita-cita setinggi langit, seorang guru mampu mencari solusi dan alternatif lain untuk mengentaskan anak didiknya dari hal yang tidak mungkin ke hal yang mungkin, dari sesuatu yang seharusnya tidak bisa kita bayangkan menjadi sesuatu hal yang bisa terjadi yang bisa kita lihat dihadapan kita. 


Semangat dan kegigihan seorang guru yang mengajarkan anak didiknya dengan segala keterbatasan yang ada menjadi sebuah pengalaman pribadi bagi kita untuk mensyukuri serta meneladani arti sebuah kehidupan dan ikut andil dalam memajukan serta mencerdaskan anak bangsa. Merekalah yang akan membawa perubahan kepada negeri tercinta kita. Indonesia.!

UMengajar

"Bangga mendidik, mengabdi dan menginspirasi anak bangsa".

0 komentar: