Recent posts

Training of Trainer dan Inaugurasi UMengajar Batch 3

Oktober 16, 2015 0 Comments

SELAMAT DATANG PENGAJAR MUDA BATCH 3.

Kami tau, perjuangan dan apa yang  telah kami lakukan akan sampai pada titik yang kadang membosankan, melelahkan dan rasanya ingin di hentikan.
Tapi senyum dan jabat tangan pengajar muda batch 3 sekali lagi menguatkan kami, bahwa dalam melakukan hal-hal romantis ini, kami tidak akan pernah dibiarkan untuk sendiri.


Setelah serangkaian seleksi pengajar muda batch 3 selesai, Training of Trainer dan Inaugurasi pun diadakan. Kami akhirnya menemukan ke-48 pengajar muda super tangguh yang siap meneruskan tongkat estafet kami untuk mengabdi dan menginspirasi. ToT dan inaugurasi ini diadakan di gedung I3, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang, tepatnya pada tanggal 3-4 Oktober 2015.

Serangkaian kegiatan tersebut di awali dengan Training of Traineer pada tanggal 3 Oktober. Selain pengajar muda batch 3 dan founders, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Gerakan Mengajar dari Universitas regional Jawa Timur; ITS, UNAIR dan UIN Maulana Maliki Ibrahim. Beruntungnya, kami juga bisa menghadirikan pemateri handal dan sangat berpengalaman di bidangnya. Mereka adalah Eyang Wiwik Yoewono dan mbak Maria Mumpuni.

Pada kesempatan ini,  Eyang Wiwik sebagai penggagas Cendekiawan Muda Peduli Pendidikan (Cumapeka) memberikan materi tentang “Mendidik adalah kewajiban setiap yang terdidik”. Dalam usia yang tidak muda lagi, beliau masih dengan gamblang menjelaskan perbedaan antara orang yang berilmu dan orang yang terdidik. Kata-kata yang beliau gunakan sangat mudah kami mengerti. Berbagai pertanyaan pun terlontar, tidak hanya pengajar muda batch 3, namun semua peserta yang datang.

Materi selanjutnya di sampaikan oleh mbak Maria Mumpuni Purboningrum, seorang Fasilitator pendidikan untuk kehidupan yang berkelanjutan. Dengan bangga kami menghadirkan mbak Maria, menengok terlalu padat jadwal yang beliau miliki. Mantan fasilitator ke pelatihan Indonesia Mengajar ini tidak datang dengan tangan kosong. Beliau membawa berbagai macam alat dan bahan untuk membuat peserta berfikir out of the box, sehingga pemikiran pengajar muda nanti tidak hanya terkotak pada satu frame.

Tidak hanya pemateri dari luar, kami pun memberikan informasi tentang intern UMengajar.  Mulai dari perkenalan pengurus dan informasi general lainnya. Pada kesempatan ini, Departemen Pendidikan memberikan pengarahan dan juga materi tentang bentuk pengabdian yang sebentar lagi akan di lakukan, mulai dari perencanaan sampai dengan eksekusi.  Selain hal tersebut, UKMP (Unit Kegiatan Mahasiswa Penulis) juga menyampaikan materi tentang bagaimana sistematika menulis yang baik. Agenda ini dibawah ranah Divisi Redaksi dan Literasi yang nantinya akan mewajibkan seluruh Pengajar Muda batch 3 membuat catatan pengabdian.

Agenda utama Training of Traineer telah selesai di laksanakan. Selanjutnya dilaksanakan Inaugurasi pada tanggal 4 Oktober. Kegiatan ini dibuka oleh PENSI (Pentas Seni) yang di sajikan oleh Pengajar Muda batch 3. Disini mereka di tuntut untuk kreatif dan menghibur. Karena pengajar muda UMengajar tidak hanya mengajar di dalam kelas, tetapi mereka harus bisa menggunakan otak kanan dan kiri dengan seimbang. Memenuhi kebutuhan peserta didik yang tidak hanya terbatas dalam ruang kelas.

Setelah PENSI (Pentas Seni), pengajar muda dihadapkan pada materi Team Building. Materi ini dirasa perlu karena sebagai pengajar muda, mereka tidak hanya di tuntut mahir secara personal tapi juga bisa beradaptasi dan bekerjasama dalam sebuah tim. Materi yang disajikan tidak hanya sebatas mendengarkan presentasi namun peserta didik di libatkan secara lansung seperti dalam games inspiratif untuk mengingatkan mereka akan pentingnya komunikasi dan kebenaran informasi yang mereka dapat.

Dalam sebuat tim, mereka juga harus bisa menerima pendapat dari masing-masing individu, oleh karena itu pemateri menyediakan games cross the line, dimana mereka akan berpendapat dengan setuju atau tidak setuju pada statement yang pemateri berikan. Beberapa diantara statement yang disajikan antara lain, “Pemuda yang paling berkontribusi di Indonesia saat ini adalah mereka yang lahir dan tumbuh di pulau Jawa dan Bahasa Inggris tidak boleh di ajarkan di pendidikan dasar”. Haranpannya adalah, mereka akan berfikir secara global dan terbuka.

Setelah bedah film pendidikan, sharing dengan founders dan menulis inauguration diary, mereka dikukuhkan oleh Founders UMengajar sebagai pengajar muda batch 3. Seremonial ini dilengkapi dengan pengucapan sumpah dan penyematan PIN Pengajar Muda batch 3.

Besar harapan kami bahwa pengajar muda batch 3 ini dapat terus berbagi, baik dalam lingkup UMengajar maupun dalam lingkup sosial sebagai Ambassador organisasi.

Karena yang hebat bukan mereka yang ber IPK 4. Mereka yang hebat adalah mereka yang bisa menghebatkan diri sendiri dan orang lain.

Salam menginspirasi.



Oleh : Dhika Kusumaranthi 

UMengajar

"Bangga mendidik, mengabdi dan menginspirasi anak bangsa".

0 komentar: