Recent posts

Selamat malam Generasi Optimis!

Desember 02, 2015 0 Comments



Bapak Bangsa ini pernah berkata, “Berikan aku satu pemuda, maka akan ku guncang dunia.”
            Menjadi sukarelawan dan bergerak dalam komunitas sosial kiranya menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami. Bagian kecil dari sebagian mimpi pendiri negeri, maka kami sadar betul, bahwa mimpi hanya akan berwujud mimpi dan tak akan menjadi hebat bila kami hanya sendiri. Kiranya dalam langkah gerak selama ini, yang hadir dalam setiap doa-doa dan pengharapan baik kami adalah akan adanya banyak lagi orang-orang yang bukan hanya pintar, namun juga peduli. Sebagaimana gaung dari pergerakan ini adalah “Bangga Mendidik, Mengabdi, dan Menginspirasi Anak Bangsa.”
            Rindu kami akan suntikan inspirasi dan motivasi dari orang-orang yang telah menjadi sosok inspiratif dalam melakukan pengabdian selama ini. Kami berinisiatif menimba ilmu kepada mereka yang telah sudi mengabdi di sudut-sudut negeri. Adapun mereka ialah, Kak Wahyu Nur Hidayat, Pengajar Muda di Indonesia Mengajar Angkatan 4, Kak Aik Vela Prastica Pengajar Muda di Indonesia Mengajar Agkatan 8, Kak Asis Wahyudi dan Kak Nikmatul Istikhomah yang merupakan alumni SM-3T. Tidak kalah menariknya karena Ngobrol Pintar kali ini akan dipandu sahabat kami yang merupakan Runner Up Duta Kampus UM 2015, Muhammad Mawaman Al Aziz.
            Perjalanan memang tidak akan nikmat saat sendiri dan ilmu yang kami dapat dari kumpulan ‘pahlawan-pahlawan masa kini’ tersebut tidak akan menemui kebarokahan jika hanya kami simpan sendiri. Maka kami berinisiatif untuk berbagi kepada rekan-rekan generasi optimis. Mari bersama menimba ilmu dengan suka cita bersama-sama dalam Ngobrol Pintar bersama Alumni Indonesia Mengajar dan SM-3T. Acara ini akan digelar pada hari Jumat, 4 Desember 2015, di Aula Utama Gedung Perpustakaan Pusat Universitas Negeri Malang (UM), Jl. Semarang No.5 Malang.
            Harapan besar kami adalah, bahwa nantinya melalui acara ini, akan ada lebih banyak lagi generasi yang peduli, berani menembus batas dirinya masing-masing, dan siap bergerak untuk negeri. Seperti satu kalimat bijak dari penggagas gerakan Indonesia Mengajar, “Pendidikan memang merupakan tanggungjawab konstitusional negara, namun pendidikan juga merupakan tanggungjawab moral setiap orang terdidik”.






UMengajar

"Bangga mendidik, mengabdi dan menginspirasi anak bangsa".

0 komentar: